Kamis, 13 Oktober 2011

Berjuang Mengambil Tiket

Rabu, 12 Oktober 2011 ketika dua orang mahasiswa pulang dari jadwal kuliahnya. Kedua mahasiswa tersebut yang merupakan mahasiswa tingkat pertama ingin menuju kantor direktorat kemahasiswaan bertujuan untuk mengambil tiket seminar. Yaitu saya dan teman saya, PAW dan AD, dua orang mahasiswa yang selalu mencoba hal-hal unik yang menurut kami itu keren.

Kembali ke cerita. Waktu itu kami disuruh untuk mengambil tiket seminar pada pukul 4 sampai 6 sore. Ketika itu kami pulang kuliah jam setengah 5 sore dan cuaca mulai mendung. Di saat itu mulailah kami mencari teman ‘tebengan’ untuk menuju ke tkp. SH dan IB sebagai teman sekelas kami terlihat sedang menganggur. Inisiatif untuk nebeng ke mereka muncul di benak kami berdua. Langsung saja tanpa pikir panjang kami berdua mengajak SH dan IB ke kantor rektorat, dan mereka pun langsung setuju.

Setibanya disana, saya dan AD langsung cepat-cepat ke kantor direktorat kemahasiswaan. Bergegas kami menuju ke kantor tersebut dan mengambil uang sebagai commitment fee. Setelah selesai mengambil tiket, langsung kami keluar menuju motor SH dan IB. AD dengan sikapnya yang selalu unik, menunjuk ke motor SH dan IB seperti orang Yunani zaman dulu berperang. Dengan sigap SH menyalakan motornya tetapi tidak menyala. Tak hentinya SH mencoba menyalakan motornya dan akhirnya berhasil. Cuaca yang mulai menjadi tetes-tetes hujan membasahi perjalanan kami berempat. Wajah kami seperti di tusuk-tusuk layaknya akupunktur gratis.

Hujan semakin deras membasahi muka dan baju kami. Saat itulah kami berteduh di departemen AGH. Teringat bahwa waktu itu kami belum menunaikan kewajiban seorang muslim, yaitu sholat ashar. Kami berempat berunding apakah mau lanjut atau menunggu sampai hujan reda. Alhamdulillah hujan yang tadinya seperti badai, reda seketika. Kami berempat langsung melanjutkan perjalanan menuju asrama putra dengan niat sholat ashar.

Setelah bertarung dengan rintik-rintik hujan, kami pun sampai di asrama. Motor langsung di parkir di tempat yang disediakan. Langsung saja kami berlari sambil bermain dengan air yang membasahi seluruh badan. Tanpa pikir panjang langsung menuju kamar dan pergi ke kamar mandi untuk bilas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar