Harapan itu adalah hal yang orang pikir apa yang ada di pikirannya akan menjadi nyata. Banyak orang menjadi tertipu karena kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Mereka menyangka dengan banyak berharap semua kejadian akan mudah untuk dilalui, baik itu akademis, rezeki, tempat tinggal, sampai yang namanya cinta. Berharap memiliki dampak yang cukup signifikan berpengaruh terhadap mental individu. Sinyal positif dari berharap itu baik, namun sebaliknya sinyal negatifnya tidak baik. Ya, semua tahu itu. Tetapi hanya segelintir orang yang memahaminya secara mendalam. Tahu itu ya hanya sekedar tahu.
Pengetahuan mungkin dapat meyakinkan kita tentang harapan. Mencari dari literatur dan sumber yang 'agak' terpercaya sering kali dilakukan untuk memprediksi apakah harapan yang dimaksud tersebut. Dalam melakukan pencarian, terkadang hal yang tidak diharapkan muncul. Terkadang juga hal itu membuat kita lupa diri bahkan acuh untuk memperhatikannya. Setiap sisi kehidupan sebenarnya dapat ditelaah lebih lanjut. Sudut pandang setiap orang yang berbeda itulah yang membuat perjalanan hidup ini seperti membuat karya seni. Begitu pun dengan harapan, seperti seni. Ia dapat berubah sesuai keadaan. Entropi dapat dihasilkan dari harapan tersebut.
Alur seni yang begitu rumit bagi setiap orang untuk menerjemahkannya ini memberi kesan tersndiri bagi yang menikmatinya. Ya nikmati, seperti seni hidup pun dapat dinikmati bagi setiap umat. Harapan pun demikian. Tanpa harapan bisa jadi orang tersebut tidak menikmati hidup. Tetapi jika terlalu berlebih menyimpan harapan, hidup ini tidak dapat dinikmati.
Hati merupakan bagian tubuh yang bisa dikatakan 'aneh'. Rasa, cita, passion, hobby, canda, geram, maupun cinta dapat terhubung melalui organ dalam ini. Padahal dari pelajaran biologi organ ini tidak berfungsi untuk hal-hal diatas. Organ dalam ini pun dapat membuat harapan dan juga dapat memberi harapan. Jika salah membuat ataupun memberi, efek jangka dekat dapat langsung dirasakan. Rasanya di jarak dekat tetapi waktu yang dibutuhkan sampai jarak jauh.
Janganlah terlalu bergantung pada harapan. Harapan yang berlebih menyebabkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Penyesalan selalu datang disaat imbas dari harapan tersebut terkuak. Rasa yang tidak karuan akan timbul seketika. Emosi memuncak. Hidup pun tak berada dalam jalurnya. Begitupun untuk orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar